saya berusaha menulis ini semata-mata untuk menjawab undangan mas Edy disini
hal ini sebenernya terlintas tadi pagi saat saya seperti bisa menunggangi sang legenda ke kantor dengen kecepatan yang bisa dikatakan rata-rata air …
bagian motor yang sering mengundang masalah, -paling tidak buat saya – adalah lampu sign atau sering diebut lampu sein, atau di kampung saya orang menyebutnya richting ..
pengalaman pertama saya adalah saat masih mengendarai motor dua tak yang penuh asap di jalan raya pas pulang mudik beberapa tahun yang lalu, oke ini memang salah saya, yang baru menyalakan lampu sein beberapa saat sebelum membelok dan berencana menyeberang, dan akibatnya sangat fatal, saya sukses dihantam truk kuning berbak besi dan dengan sukses pula membuat saya pingsan setengah harian, untunglah saya masih bisa posting sampai saat ini
kejadin kedua, baru beberapa bulan yang lalu, saat saya dengan santai ber-legenda-ria ke kantor, sungguh teramat santai, dengan kecepatan dibawah 40 km/jam, dan tiba-tiba, tanpa peringatan, tanpa ada nyala lampu sein, di depan saya, motor matic hitam yang sepertinya baru keluar dari pabrik -kentara dari tiadanya plat nomor polisi yang terpasang di buritan motor itu- dengan sangat tiba-tiba berbelok ke kiri jalan, dan tak ayal, kali ini, dengan sangat terpaksa, motor matic-yang-belum-berpelat-nomer-polisi itu ambruk diterjang legenda saya, untung santai, jadi ambruknya juga pelan .. jadi paling lecet dikit motornya .. kalo legenda saya sih aman.
dari dua kejadian yang saya alami itu, kadang lampu sein masih sering dikesampingkan dalam keamanan berkendara, terutama motor, malah yang parah ada anak muda yang sengaja menghitamkan atau malah menghilangkan lampu penanda arah ini.
dan kelalaian yang sering pula dilakukan pengendara adalah, selain lupa menyalakan lampu sein saat mau berbelok, juga lupa mematikannya, saya sangat terganggu dengan hal ini, karena sering bingung dengan motor yang berada di depan dalam keadaan sein hidup, saya jadi ragu-ragu -bahkan- untuk mendahuluinya.
jadi buat pengendara motor, mungkin cuma sekedar mengingatkan untuk tidak pernah lupa menyalakan lampu sein saat mau berbelok ataupun meminggirkan motornya, dan tidak pernah lupa mematikannya saat tidak diperlukan.
yah, richting, hal yang sepele yang kadang terlupakan, namun bisa teramat sangat fatal akibatnya.
sebelumnya mohon maaf karena tidak bisa menampilkan banner di sidebar, karena di theme ini tidak bisa
jadi saya tampilkan di postingan saja.





saya sering sebel kalo ada ibu2 atau cewek2 yang suka lupa idupin lampu sein itu sebelum belok, tiba2 udah motong jalan aja.. (s_angry)
haha motor depan mau kemana ya? hanya Tuhan yang tahu
yupss.. nyalain lampu sein itu penting banget. harus jadi kebiasaan juga disiplin bagi pengendara.
chris – itulah mangkanya, disediain lampu gak dipake
bubba – saya juga gak tau mas
Tul, pak!!
Lampu sein itu sangat penting..baik bagi pengendara mobil maupun sepeda motor…
Subhanaallah..meski ‘dihajar’ truk pak Warmorning masih selamat sehat wal afiat…tanpa kurang suatu apa pun…Mengajarkan kita untuk senantiasa hati2 dan jadi lebih bersyukur akan makna hidup, ya, pak…
salam
syelviapoe3 – ya, mungkin itu juga berkat doa orang di sekeliling saya
salam juga non ..
justru lebih baik kita tidak memakai kendaraan pribadi, sayang kan motor baru udah ancur?
budiernanto – masalahnya, kendaraan umum dikampung saya sangat terbatas, mas, dan jauh lebih murah sdan praktis naek motor kemana-mana