aslinya sih > Good artists copy but Great artists steal.<
Quote dari Pablo Picasso, katanya. Tapi saya baru tahu quote itu dari buku biografinya Steve Jobs, poor me.
Biografi yang menarik, .>apalagi, in fact, saya termasuk pencinta buku biografi, menarik mengetahhui cerita perjalanan hidup seseorang < tentang perjalanan hidup Steve Jobs dari lahir, diadopsi, remaja, dewasa sampai masa-masa menjelang kematiannya.
Walau saya pikir porsi lebih banyak justru bercerita saat dia jatuh bangun membangun perusahaan dan membuat sesuatu yang revolusioner, walaupun sesuai judul di atas, banyak dari hasil mencuri ide orang lain. Sebenarnya tak sepenuhnya mencuri sih, tapi menurut saya, mengembangkan dan mendukung ide yang akan tetap matisuri kalau tidak diapa-apakan.
Jadinya saya baru tahu akan keterlibatan Bill Gates dan microsoft-nya, Xerox sampai perusahaan gelas di jepang dalam penciptaan produk-produk Mac.
Bagian yang menarik adalah fakta bahwa Steve Jobs sendiri sangat sensitif, temperamental, kadang labil tapi punya pendirian dan keyakinan. Termasuk saat dia berkata bahwa >kurang lebih begono< “kita tidak mengikuti selera pasar, kita yang akan menciptakannya”
Almarhum Jobs tahu persis akan apa yang diyakini dan diperbuatnya, walau terkadang dengan cara yang membuat orang lain kehabisan akal menghadapinya.
Ada nilai kemimpinan yang menarik dari pribadinya selama memimpin perusahaan, yaitu bisa mewujudkan apa yang dinginkannya, dan mampu memanipulasi pikiran orang lain untuk mengiyakan apa yang diinginkannya. Untungnya, walau harus berdarah-darah, hasil akhirnya toh memuaskan. Sungguh tipe pemimpin yang efektif.
Kesimpulan saya adalah, pemimpin yang baik itu suatu ketika harus merasakan nikmatnya teler, flai-in-de-skai, tapi tetap sadar saat menyangkut kreativitas ke depan, *hloh*
February 11, 2012 at 5:41 am
berarti sekarang sudah menjadi pemimppin ya pakde ‘hormat grak!’